35 Tahun EM Technology Berperan

Di tengah semangat kolaborasi global, International Conference on Environmental and Food Safety for Human Welfare 2025 menjadi ajang penting untuk menyoroti solusi berbasis komunitas dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan pangan.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah paparan dari Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr., pendiri PT. Songgolangit Persada, dengan tema “35 Years Experience of EM Technology Development in Indonesia (1990–2025)”. Paparan ini menjadi refleksi mendalam tentang perjalanan panjang inovasi teknologi mikroorganisme efektif (EM) di Indonesia yang kini telah mendunia.
Selama tiga setengah dekade, teknologi EM berkembang dari riset sederhana menjadi gerakan nasional yang mengubah wajah pertanian dan lingkungan.
Dr. Gede Ngurah Wididana mempopulerkan konsep pertanian ramah lingkungan dengan memberdayakan petani lokal. Melalui kerja keras dan keyakinan pada kekuatan mikroorganisme alami, EM kini digunakan secara luas untuk meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi limbah, dan menjaga ekosistem air di berbagai daerah di Nusantara.
Menurutnya, EM (Effective Mikroorganisms) adalah “sistem kehidupan” yang mengajarkan keseimbangan antara manusia dan lingkungan. Ia menekankan bahwa kemajuan sejati tidak hanya datang dari teknologi, tetapi juga dari kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial yang tumbuh bersama penerapannya.
Konferensi ini juga menjadi momentum penting bagi generasi muda dan peneliti internasional untuk belajar dari pengalaman Indonesia. Suasana penuh antusiasme dan semangat kolaborasi terasa di setiap sesi, mencerminkan bagaimana inovasi lokal dapat memberikan solusi global bagi tantangan lingkungan dan ketahanan pangan dunia.
Peserta konferensi menyadari bahwa kesejahteraan manusia bergantung pada keharmonisan kita dengan alam — dan perjalanan 35 tahun EM Technology adalah bukti nyata bahwa perubahan dimulai dari tindakan kecil yang berkelanjutan.(PT. Songgolangit Persada)

Komentar