Kegiatan MPLS, TK Kebon Alam Islami Ajak Siswa Bikin Kompos dengan Teknologi EM4
- 31 Juli 2025
- 13:30 WITA
- Pertanian Organik
Beragam cara dilaksanakan untuk meningkatkan anak cinta lingkungan. Salah satunya dengan Pengelolaan sampah agar lebih bermanfaat. Inilah yang di lakukan sekolah taman kanan – kanak (TK) Kebon Alam Islami Depok, Kecintaan anak untuk peduli lingkungan dilakukan melaluli kegiatan pembuatan kompos.
Kegiatan pembuatan kompos dilakukan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para siswa belajar membuat pupuk kompos dengan Teknologi EM4. Bahan kompos merupakan sampah organik berupa dedaunan yang dibawa siswa dari rumah. Setelah dipotong kecil-kecil, sampah dicampur, sekam, pupuk kendang kemudian disemprot larutan EM4. Selanjutnya kompos disimpan dalam wadah tertutup. Setelah 12-14 hari kompos siap digunakan.
TK kebon Alam Islami menghadirkan pembicara dari PT. Songgolangit Persada (SLP) selaku produsen EM4 di Indonesia, Dengan konsep bermain sambil belajar, Zakky Husein marketing SLP, menerangkan pembuatan kompos secara sederhana agar mudah di mengerti oleh anak anak, ’Pengkoposan Em4 lebih cepat dari cara konvesional, kompos fermentasi EM4 sudah bisa digunakan setelah dua minggu ,” Terang Zakki Husein.
Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Dengan konsep bermain sambil belajar, penyapaian lebih efektif dan menyenangkan sehingga mudah di mengerti oleh anak anak. Sekolah Tk kebon Alam Islami berdiri sejak 2018, TK Fovorit ini berada dilokasi strategis di Jl. Rawa Indah No. 4 RT. 002 RW. 002, Depok. Tahun ini memeliki 75 siswa
Ketua Yayasan TK Kebon Alam Islami, Agus Salam mengatakan, pada kegiatan MPLS di sekolah ini kita juga melaksanakan praktik pembuatan pupuk kompos dengan EM4. “ Kegiatan MPLS lebih bermanfaat, Anak- anak sejak dini kita ajarkan cinta lingkungan, salah satunya melalui pembuatan kompos, ’terang Agus Salam.




Komentar