Alpukat Hass Tumbuh Subur Berkat EM4

Alpukat hass merupakan jenis alpukat premium yang berasal dari Australia. Tumbuhan bernilai ekonomis itu dibudidayakan di Indonesia sejak tiga tahun belakangan ini. Buah alpukat hass memiliki karakteristik yang unik yakni saat matang kulit buahnya berubah menjadi menghitam, dan kulit buah agak bergerigi atau tidak rata.

Budidaya tanaman selain melakukan pemangkasan dan sebagainya, yang penting dalam perawatan tanaman tersebut menggunakan pupuk organik, kata I Wayan Selamat yang mengembangkan jenis tanaman alpukat hass di kebunnya yang berlokasi di Desa Abuan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Bahan organik berperan penting dalam menentukan kemampuan tanah untuk mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman. Bahan organik berperan untuk meningkatkan kesuburan tanah,  memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kemampuan tanah memegang air, meningkatkan pori-pori tanah, dan memperbaiki media perkembangan mikroba tanah.

Keunggulan pembuatan pupuk organik dengan aktifator mikroorganisme Effective Microorganisms 4 (EM4) untuk mempercepat proses pupuk siap pakai lebih cepat dari biasanya memerlukan waktu dua sampai tiga bulan bisa dipercepat menjadi 5-7 hari.

Menggemburkan tanah dan meningkatkan daya serap tanah terhadap air dan zat hara. Memperbaiki kehidupan mikroorganisme dalam tanah dan melindungi tanah terhadap erosi. Keunggulan lainnya adalah lebih tahan terhadap serangan hama, menekan patogen, ramah terhadap lingkungan serta menyehatkan tanah dan menyuburkan tanaman. EM4 Pelopor Pertanian Organik. (Yoyok)

Komentar